Cara Mengganti Oli Mobil Sendiri di Rumah

Cara Mengganti Oli Mobil Sendiri di Rumah

Cara Mengganti Oli Mobil Sendiri di Rumah

Derots Media – Oli merupakan salah satu bagian terpenting dari mobil. Fungsinya cukup krusial yaitu menjaga performa mesin mobil agar tetap prima. Sebab itulah sangat penting untuk mengetahui cara mengganti oli mobil sendiri di masa pandemi agar kendaraan tidak mudah mengalami kerusakan.

Penggantian oli mobil harus dilakukan secara teratur, yaitu 3 bulan sekali. Jika mobil sudah menempuh jarak 10.000 km, sebaiknya segera ganti oli untuk menjaga kondisi mesin. Mengganti oli dapat dilakukan dengan mudah di rumah asalkan tahu cara yang benar dan memiliki peralatannya.

Langkah-Langkah Mengganti Oli Mobil Sendiri di Rumah

Kebanyakan orang lebih senang mengganti oli mobilnya di bengkel karena tidak mau ribet. Padahal ada banyak keuntungan mengganti oli sendiri di rumah. Salah satunya adalah menghemat biaya. 

Untuk Anda yang ingin tahu bagaimana langkah mengganti oli mobil sendiri, simak ulasan ringkasnya berikut:

Tinggikan Posisi Mobil

Sebelum mengganti oli, terlebih dulu buat posisi mobil lebih tinggi. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pengurasan oli kotor pada mesin mobil. Pastikan juga mobil dalam kondisi dingin supaya oli kotor mudah mengalir.

Cara menaikkan posisi mobil cukup mudah dengan menggunakan dongkrak. Angkat bagian depan mobil dengan memakai dongkrak lalu posisikan tumpuan dongkrak dengan benar. Dengan begitu, posisi mobil menjadi aman dan Anda bisa leluasa melakukan penggantian oli mesin.

Siapkan Alat untuk Mengganti Oli

Adapun peralatan yang perlu disiapkan misalnya adalah baskom untuk menampung oli kotor, kunci pas, serta oli baru yang sesuai dengan jenis kendaraan. 

Kunci pas digunakan untuk membuka kap mesin dan tutup pengisian oli. Sementara baskom dipakai sebagai wadah penampung oli kotor agar tidak tercecer.

Buka Kap Mesin dan Kenop Ganti Oli

Untuk menguras oli mesin yang kotor terlebih dahulu Anda harus membuka kap mesin serta kenop tempat ganti oli. Lokasinya ada pada bagian bawah mobil dan mudah dijangkau. Anda bisa membukanya secara langsung atau menggunakan bantuan kunci pas.

Buka Baut Bagian Penguras Oli

Langkah yang tak kalah pentingnya adalah membuka baut penguras oli. Tahapan ini cukup merepotkan dan memerlukan ketelitian yang tinggi. Lokasi baut cukup sulit dijangkau karena ada di bawah mobil tepatnya pada blok mesin.

Untuk membukanya, Anda memerlukan bantuan kunci pas. Lepaskan terlebih dulu bagian ringnya setelah itu baru buka baut penguras oli.

Lepaskan Filter Oli

Filter oli pada mobil biasanya berbentuk bulat. Namun, ada juga beberapa mobil keluaran baru yang bentuk filternya cartridge. Filter oli harus selalu dijaga kebersihannya agar kondisi oli awet dan tidak mudah kotor. Sebaiknya, buka filter oli menggunakan kunci pas supaya tidak mengalami kerusakan.

Apabila kondisi filter sudah kotor, sebaiknya ganti dengan yang baru. Jangan lupa melumasi filter dengan oli baru sebagai lapisan pelindung agar dapat awet lebih lama.

Kuras Oli Sampai Habis

Tahapan ini cukup mudah dilakukan karena Anda hanya menunggu sampai oli kotor keluar semua dari mesin. Apabila kondisi mesin masih panas, maka oli akan sulit mengalir karena masih bercampur dengan kotoran. Sebab itulah sebelum mengganti oli, pastikan kondisi mesin sudah dingin.

Diperlukan waktu cukup lama sampai tangki oli benar-benar kosong. Oleh karena itu, lebih menguntungkan bila Anda mengganti oli mobil sendiri di rumah karena bisa dilakukan dengan santai sembari menjalani aktivitas harian.

Tutup Baut Penguras Oli

Jika baskom ataupun wadah penampung oli kotor sudah penuh dan tidak ada lagi oli yang menetes, segera pasang baut untuk menutup penguras oli. Jangan lupa pasang juga gasketnya agar tidak terjadi kebocoran saat pengisian oli.

Jika gasket kondisinya terlihat rusak, sebaiknya segera diganti untuk meminimalisir terjadinya kebocoran. Gasket tidak boleh rusak agar baut menutup dengan rapat.

Pasang Filter Oli

Tahapan cara mengganti oli mobil di rumah yang selanjutnya adalah memasang kembali filter oli. Sebaiknya, Anda menggunakan kunci pas saat memasangnya agar posisinya sesuai dan tidak longgar. 

Jangan terlalu keras saat memasang baut pada filter oli karena bisa menyebabkan kerusakan. Apabila filter oli yang dipasang pecah, maka kebocoran oli tidak bisa dihindari. Sebab itu, harus berhati-hati saat memasang filter oli dan jangan menekannya terlalu kuat.

Tuangkan Oli Baru

Setelah bagian bawah tangki oli sudah tertutup, selanjutnya tuang oli yang baru. Ketahui dulu batas pengisian oli mobil. Jangan sampai melebihi atau bahkan kurang dari batas yang sudah ditentukan. Jika pengisian oli tidak sesuai, bisa berakibat fatal bagi mesin mobil.

Jenis oli untuk mobil ada berbagai merk dan jenis. Sesuaikan saja dengan kondisi mobil agar kinerja mesin tidak mengalami kendala. Gunakan oli yang masih baru agar mesin bisa awet dan performanya semakin prima.

Setelah oli baru selesai dituang, selanjutnya tutup kembali knob tangki oli serta kap mobil. Jangan biarkan knob tangki oli terbuka terlalu lama karena bisa membuat oli kotor dan cepat menguap.

Hidupkan Mesin Mobil

Tahapan terakhir yang harus Anda lakukan adalah menghidupkan mesin mobil. Tidak perlu lama-lama, hanya butuh waktu 3 menit saja. Setelah itu, Anda bebas mengendarai mobil kemana saja. 

Tentunya akan ada perbedaan yang dirasakan. Misalnya tarikan lebih ringan, mesin lebih halus, dan lain sebagainya.

Cara Mengecek Kondisi Oli Mobil Sendiri di Rumah

Selain mengetahui langkah mengisi oli mobil sendiri, Anda juga perlu mengetahui cara mengecek kondisi oli mobil. Hal tersebut bertujuan untuk memeriksa kondisi oli apakah masih bagus atau perlu diganti. Selain itu, jika terjadi kebocoran pun jadi lebih cepat terdeteksi.

adalah dengan mengeceknya secara berkala di rumah. Anda bisa memeriksa oli dengan menggunakan Tips merawat kondisi oli kendaraan dipstick, kemudian masukkan kedalam tangki oli. Dari sini, Anda dapat mengetahui kondisi oli saat itu apakah kotor atau tidak.

Selain itu, periksa juga bagian kolong mobil untuk mengetahui apakah ada tetesan oli. Jika terjadi kebocoran, jangan langsung menambahkan oli karena berakibat fatal bagi mesin mobil. 

Sebaiknya, segera lakukan pengecekan dengan membawa mobil ke bengkel agar mendapatkan penanganan yang tepat. Tahapan cara mengecek kondisi oli yang benar bisa langsung Anda baca di buku manual kendaraan. 

Panduan yang terdapat pada buku tersebut sangat lengkap dan Anda tinggal mengikuti petunjuk saja. Jika ingin kondisi kendaraan tetap fit, perawatan serta pengecekan oli berkala harus selalu dilakukan. 

Tak perlu membayar mahal ke bengkel karena Anda bisa melakukannya di rumah. Caranya juga sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak peralatan.

Selain teliti, Anda juga harus memahami hal-hal yang perlu diketahui sebelum mengganti oli sendiri. Misalnya memastikan mobil dingin, tidak terjadi kebocoran, serta memastikan filter oli bersih. Jika dilakukan dengan benar, mesin mobil akan awet dan tidak gampang rusak.